NURJATINEWS.COM – KARAWANG Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Yayasan Nurbaya bersama Majelis Taklim Nurbaya menggelar kegiatan sosial berupa pembagian beras kepada masyarakat dhuafa di wilayah Kecamatan Kotabaru dan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Nurbaya, Jomin Timur, Kecamatan Kotabaru tersebut mendapat sambutan antusias dari para penerima manfaat.
Program sosial ini diprakarsai oleh Pemilik Yayasan Nurbaya, Drs. H. Muhammad Irzal, serta didukung oleh Ketua Majelis Taklim Nurbaya, Hj. Suharmi, S.Pd.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah majelis taklim dari berbagai wilayah, di antaranya Majelis Taklim Al-Hidayah, Nur Asyiah, dan Al-Fajriyah dari Jomin Barat, Al-Muntaz dan Miftahul Jannah dari Jomin Timur, serta Al-Amanah dan Darul Taufik dari Cikopo.
Dalam kesempatan itu, H. Muhammad Irzal menjelaskan bahwa tahun ini dirinya memilih menyalurkan bantuan beras dibandingkan berkurban dengan menyembelih hewan.
“Kalau kurban hanya pada momentum tertentu dan hukumnya sunah, sementara membantu masyarakat melalui zakat, sedekah, dan santunan memiliki manfaat yang lebih luas. Antara daging dan beras sama-sama dimakan, tetapi saat ini beras menjadi kebutuhan pokok yang paling dibutuhkan masyarakat,” ujar H. Muhammad Irzal.
Menurutnya, bantuan beras tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Tujuan utama kami adalah meningkatkan ukhuwah sebagai sesama umat Islam, memperkuat kepedulian sosial, dan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Walaupun sedikit, mudah-mudahan bisa bermanfaat,” katanya.
H. Muhammad Irzal mengungkapkan, total beras yang disalurkan pada kegiatan tersebut mencapai sekitar 1 ton 3 kuintal. Distribusi dilakukan secara selektif melalui sistem kupon yang disebarkan oleh jaringan majelis taklim kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
“Yang menerima adalah mereka yang sudah didata melalui majelis taklim. Kami ingin bantuan ini tepat sasaran kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa program serupa akan terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun, khususnya pada momentum Idul Fitri dan Idul Adha. Bahkan ke depan, pihaknya berencana memperluas bantuan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.
“Insyaallah ke depan akan lebih banyak lagi. Selain pembagian beras, kami juga berencana menyalurkan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa yang benar-benar berhak menerima,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Nurbaya, Hj. Suharmi, S.Pd., menyampaikan bahwa pembagian bantuan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat.
“Alhamdulillah pembagian kupon dan penyaluran beras berjalan dengan baik. Para jemaah sangat antusias menerima bantuan ini dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa bantuan disalurkan kepada sekitar 1.300 penerima manfaat yang tersebar di empat desa, yakni Sarimulya, Jomin Barat, Jomin Timur, dan Cikopo.
Menurut Hj. Suharmi, penerima bantuan merupakan warga dhuafa yang telah melalui proses pendataan oleh pengurus majelis taklim setempat.
“Beras ini khusus untuk masyarakat dhuafa. Ada lansia dan warga kurang mampu lainnya yang memang layak menerima bantuan,” jelasnya.
Melalui kegiatan sosial tersebut, Yayasan Nurbaya berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mengajak lebih banyak pihak untuk meningkatkan kepedulian sosial dan budaya berbagi kepada sesama, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha.
(Edi Bahar)



