NURJATINEWS.COM – KARAWANG 19 JUNI 2026
Langkahku dulu adalah sepi yang panjang,Menyusuri lorong waktu dengan sisa bayang.Sebagai duda, aku berjalan dalam dinginnya malam,Hingga senyumanmu datang membawa binar yang dalam.
Engkau, seorang ibu dengan satu permata hati,Menatap dunia dengan ketegaran yang menguji.Ada ragu di dada saat pertama kali menyapa,Namun ketulusanmu meruntuhkan segala duka.
Hari ini, hatiku melompat dan bersorak gembira,Saat jemarimu menyambut, dan cintaku kau terima.Kita tak lagi berdua, melainkan merajut tiga jiwa,Menyatukan dua kisah menjadi satu mahligai bahagia.
Duhai bidadari masa laluku yang kini menjadi masa depanku,Bersama malaikat kecilmu, aku berjanji menjaga utuh.Tak ada lagi kesendirian yang menyiksa kalbu,Karena kita adalah pelangi, indah bersinar setelah badai berlalu
Satu tahun lembaran kalender telah berganti,Meniti sabar,memupuk rindu yang suci.Kini malam-malam sepi telah resmi berakhir,Saat kalimat sakral itu tulus mengalir.
Mahligai yang kita impikan kini nyata di depan mata,Tanganmu kugenggam erat di hadapan dunia.Kau bukan lagi sekadar pelipur lara di kala sepi,Tapi teman hidup yang sah, pendamping sejati.
Di sampingmu, malaikat kecil kita tersenyum ceria,Menyambut babak baru sebuah keluarga yang utuh bahagia.Tak ada lagi duda, tak ada lagi janda yang berduka.
Hanya ada kita, satu atap dalam cinta yang merdeka,Terima kasih telah bertahan dalam satu tahun penantian.Menerima kurangku dengan penuh kehangatan,Mari melangkah bersama, mengukir cerita yang baru,Hingga rambut memutih, cintaku tetap milikmu
(By Vandamme)



