Scroll untuk lanjut membaca
Ragam

DUA JANDA TEGAR DIBAWAH SATU ATAP,MENELUK TAKDIR DENGAN HATI YANG TABAH.

9
×

DUA JANDA TEGAR DIBAWAH SATU ATAP,MENELUK TAKDIR DENGAN HATI YANG TABAH.

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COMKARAWANG 29 JUNI 2026

Tiga puluh tahun usiaku kini,Hari-hari sepi tiada teman berbagi.Ibu termenung melihatku sendiri,Berdoa pada Ilahi setiap hari.

Datanglah lamaran membawa restu,Seorang pria duda mapan dan mampu.Awalnya ragu menghantui kalbu,Namun ibu berkata, “Percayalah padaku.

Hati terbuka melihat ketulusannya,Menerima diriku apa adanya.Tibalah hari mengikat janji suci,Senyum bahagia ibu pun berseri.

Duda penyayang mengubah segalanya,Memberi cinta dan juga permata.Kini hidupku penuh warna,Cinta bersemi berkat doa ibunda.

Sepuluh tahun indah berlalu cepat,Dua buah hati hadir membawa berkat.Rumah yang megah terasa hangat,Namun takdir Tuhan tak dapat dicegat.

Sang suami tercinta berpulang selamanya,Meninggalkan duka yang amat mendalam.Kini istana terasa sunyi dan kelam,Menyisakan tangis di keheningan malam.

Roda berputar, nasib pun berulang,Anak dan ibu kini bernasib sama.Dua janda tegar di bawah satu atap,Memeluk takdir dengan hati yang tabah.

Ibu menggenggam tangan anaknya erat”Kita pernah lewati sepi yang berat”Demi dua buah hati yang harus dirawat.Mereka bangkit berdiri dengan kuat

(By Vandamme)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *