Scroll untuk lanjut membaca
Ragam

WANGI BUNGA KANTIL YANG DULU WANGI,KINI LAYU DAN JATUH KE BUMI,JANDA PERGI MELANGKAH PASRAH

0
×

WANGI BUNGA KANTIL YANG DULU WANGI,KINI LAYU DAN JATUH KE BUMI,JANDA PERGI MELANGKAH PASRAH

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COMKARAWANG 03 JULI 2026

Kala itu takdir menyapa kita berdua,Aku seorang duda yang mencari makna.Dipertemukan denganmu janda asal Subang tercinta.Perjodohan ini awalnya terasa hampa,Namun waktu mengubah segalanya.

Senyummu hangatkan ruang rasa,Kudapati cinta tumbuh dengan indahnya.Merajut hari penuh dengan bahagia.Satu tahun sudah kita bersama,Menjalin kasih, merangkai asa.

Jalan hidup kita berdua tak lagi sama,Namun kau hadir lengkapi sempurna.Kini kita bukan lagi insan yang terluka,Cinta ini nyata, bersemi di dada.

Duda dan janda, dua hati yang bersua,Semoga cinta kita abadi selamanya.

Kantil Asmara di Langit Subang,Wangi kantil merebak di embun pagi.Membawa kisah kita yang suci,Bagai Arjuna memikat bidadari.

Kau janda Subang yang mencuri hati,Satu tahun berlalu penuh rasa.Aroma cintamu lekat di dada,Duda sepertiku kini tak berdaya.

Terpikat pesonamu yang tiada tara,Kau bidadari turun ke bumi.Menghapus sepi yang dulu menghampiri.

Harum asmara ini abadi negeri,Mengikat dua jiwa dalam janji.Geliat rindu makin mendalam,Wangi kantil di sunyinya malam.

Cinta kita takkan pernah padam,Indah merona bagai pelangi malam,Kisah cinta yang lama kupendam,akhirnya tenggelam di gelapnya Malam.

Mungkin jodoh belum berpihak,niat untuk melangkah ke pelaminan menjadi sirna,bukan karena ingkar janji semata ,tapi mas kawin yang tak tercapai.

Wangi bunga kantil yang dulu semerbak mewangi,kini layu dan jatuh ke bumi, sang duda merelakan dengan dada yang terluka,janda pergi melangkah pasrah,selamat tinggal kisah cinta yang syahdu, janda dan duda harus berpisah.

(By Vandamme)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *