NURJATINEWS.COM – KARAWANG 16 JUNI 2026
Dua Dekade Menabur Kasih,Dua puluh tahun napasmu mendedah sunyi,Mengetuk pintu-pintu mereka yang meratap perih.Tanpa gembar-gembor, tanpa tanya pamrih,Kau hadir laksana embun di pagi yang letih.
Setiap tetes keringat yang kau tabur,Tumbuh menjadi ladang harapan yang subur.Dua dekade tanganmu menjadi jembatan,Menghapus air mata, menyambung kehidupan.
Harta bagimu bukanlah angka yang mengekang,Melainkan jalan pulang bagi mereka yang bimbang.Matahari mungkin lelah menyinari bumi,Namun langkahmu tak pernah surut mengabdi.
Kini waktu telah mengukir garis di wajahmu,Menandakan jejak panjang pengorbanan baktimu.Dua puluh tahun memberi makna yang tak ternilai,Sebuah kisah tentang pahlawan yang damai.
Ketulusanmu abadi dalam setiap doa mereka,Menjadi cahaya terang di ujung gulita.Terima kasih, wahai jiwa yang mulia,Karyamu abadi mengharumkan dunia.
Waktu bergulir, sepuluh tahun kembali berlalu,Menjawab setiap doa yang dulu melangit syahdu.Tangan yang dulu memberi tanpa pernah meminta,Kini dipenuhi keajaiban yang nyata di depan mata.
Harta yang kau sebar tak membuatmu merugi,Kini kembali berlipat ganda bak mata air abadi.Bukan sekadar angka, bukan pula sekadar benda,Setiap kepingnya membawa damai di dalam dada.
Gudangmu penuh, namun hatimu tetap membumi,Kemewahan tak mampu mengubah jiwamu yang suci.Sebab kau tahu, limpahan rezeki yang kau terima,Adalah titipan langit untuk dunia yang duka.
Tiga puluh tahun sudah jejak indahmu terukir,Keberkahan mengalir deras bagaikan sungai yang mengalir.Hidupmu menjadi bukti nyata sebuah janji,Bahwa ketulusan akan selalu berbalas kebaikan sejati.
(By Vandamme)



