NURJATINEWS.COM – KARAWANG 10 JUNI 2026
Gerimis tipis menyentuh bangku tua,Tempat kita biasa menghitung sisa usia.Tiga tahun berlalu tanpa banyak kata,Hanya jemarimu yang menghapus air mata.
Di taman ini, angin berbisik lirih,Mengingatkan pada takdir yang sempat perih.Namun dalam dekapmu, wahai jiwa yang sendiri,Aku menemukan hangat yang paling sejati.
Daun-daun gugur jatuh perlahan,Seperti waktu yang merayap menuju keabadian.Pelukanmu adalah pelabuhan terakhirku,Tempatku bersandar, menjemput ujung waktu.
Dua tahun kita merawat ragu,Di bangku taman yang saksi bisu.Kini kuputuskan menyudahi tunggu,Mengikat janji yang tak lagi semu.
Cukup sudah kita menghitung sepi,Di antara daun gugur yang menepi.Mari satukan sisa langkah kaki,Menuju altar suci yang dinanti.
Dekapmu bukan lagi sekadar teduh,Tapi rumah tempat jiwaku berlabuh.Telah kupilih engkau sepenuh jiwa,Menjadi teman hidup hingga menutup mata.
(By Vandamme)



