NURJATINEWS.COM – KARAWANG Ketua DPD PADI sedang kumpulin butiran padi di Desa Pasirawi Kecamatan Rawamerta , menurut Ketua PADI Karawang Sudarma , alias Abang Mantri , petani Warga Desa Pasirawi hasil panen pada musim hujan April 2026.
Per hektar dari 6 ton sampai 7 ton dengan harga gabah kering pungut di beli oleh tengkulak per kg Rp 7500, harga per ton Rp 7, 5 juta x 6 ton = Rp 45 juta dari satu hektar , modal biaya tanam dan angkut ojek gabah dari sawah ke rumah petani per hektar mencapai 20 juta ,jadi petani di musim hujan saat ini dapat untung 105 persen .
Menurut ketua DPD Partai Amanat Demokrasi Indonesia (PADI) Kabupaten Karawang Sudarma akrab di sapa Abang Mantri kepada wartawan mengatakan,saya sangat senang pada panen musim hujan pada bulan April 2026 saat ini petani gembira dengan hasil panen padi di sawah per hektar 6 ton.
Bahkan ada juga petani sampai hasil 7 ton per hektar, dengan harga di beli oleh tengkulak Padi per kg 7500 itu petani dapat untung seratus persen lebih, saya berharap Kabupaten Karawang sebagai lumbung pangan bisa jadi swasembada pangan ujar Abang Mantri saat dikonfirmasi di lokasi.
Di tempat yang sama Petani warga Desa Pasirawi Kecamatan Rawamerta Wahyu kepada wartawan mengatakan, memang benar pada panen rendeng saat ini hasil panen padi sawah saya per hektar 6 ton dengan harga gabah di beli oleh tengkulak per kg Rp 7500 jadi per ton Rp 7,5 juta , biaya tanam dari mulai tandur sampai padi di rumah per hektar modal nya Rp 20 juta ujar Wahyu saat dikonfirmasi di kediamannya Kamis 17 april 2026.
Lanjut Wahyu, hasil padi per hektar 6 ton x Rp 7,5 juta Rp 45 juta , jadi ada kelebihan dalam satu hektar Rp 45 kurangi Rp 20 juta modal ,jadi per hektar dapat kelebihan dari jual padi sebesar Rp 25 juta pungkas Wahyu .
(Hamid)




