Scroll untuk lanjut membaca
Ragam

Thariqatullah: Metodologi untuk Menghubungkan Ruh dengan Allah SWT

12
×

Thariqatullah: Metodologi untuk Menghubungkan Ruh dengan Allah SWT

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COMKARAWANG Hakikat Islam itu adalah mengucap dua kalimat syahadat, dan Hakikat ruh adalah beserta dengan Allah SWT. Tentu kita harus belajar bagaimana metodologi, tatacara memasukkan nama Allah pada ruh kita. Metodologi dalam bahasa Arab disebut disebut dengan thariqat. Jadi mutlak mau tidak mau untuk mengislamkan ruh wajib menggunakan metodologi tharigatullah. Karena ruh lah yang hidup kekal dan abadi. Ruh lah yang kembali kepada Allah, dan Ruh akan merana jika tidak bersama Allah, karena tidak ada yang diinginkan ruh, kecuali hanya Allah SWT.

‎Jadi, thariqatullah adalah metodologi yang digunakan untuk memahami hakikat Islam dan menghubungkan ruh dengan Allah SWT. Melalui thariqatullah, kita dapat memahami bagaimana cara memasukkan nama Allah pada ruh kita dan bagaimana mencapai maqam yang lebih tinggi dalam spiritualitas. Thariqatullah bukan hanya tentang mempelajari ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang mengalami dan merasakan kehadiran Allah SWT dalam diri kita.

‎ *Peran Guru Mursyid dalam Thariqatullah*

‎Dalam ilmu fisika dan kimia telah diuraikan panjang lebar bahwa Rasulullah sendiri untuk sampai kepada Allah harus memakai suatu faktor yang tak terhingga atau unlimited yang disebut dengan Al buraq yang datangnya daripada Allah SWT. Bukankah Allah itu sangat dekat lebih dekat dari urat leher kita, kenapa Rasulullah harus memakai buraq?.

‎”kalau pasangan kita berada disamping kita, kenapa harus memakai jet untuk menjumpainya.”

‎Allah itu memang dekat lebih dekat dari urat leher kita, namun dimensi makhluk dengan sang khalik memiliki dimensi dan frekuensi yang berbeda. Jadi untuk dapat terhubung kepada Allah wajib memakai suatu faktor yang tak terhingga yaitu arwahul Muqaddas yang sering kita sebut Nurun ala nur, yaitu rohaniah guru Mursyid yang sudah berlapis Nur Muhammad Saw. Maka mutlak tidak ada jalan lain, jika ingin terhubung kepada Allah langsung haruslah menghubungkan rohani kita dengan rohaniah guru Mursyid.

‎Jadi, peran Guru Mursyid sangat penting dalam thariqatullah. Guru Mursyid bukanlah perantara, melainkan pembimbing, sekaligus sebagai channel atau frekuensi yang dapat membantu kita langsung terhubung kepada Allah SWT. Melalui rohaniah guru Mursyid, kita dapat menghubungkan ruh kita dengan Allah SWT dan mencapai maqam yang lebih tinggi dalam spiritualitas.

‎ *Kesungguhan dan Ketekunan dalam Thariqatullah*

‎Untuk mencapai tujuan akhirat, yaitu bertemu dengan Allah SWT, kita harus bersungguh-sungguh dan tekun dalam menjalankan thariqatullah. Kita harus memahami bahwa thariqatullah bukan hanya tentang mempelajari ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang mengalami dan merasakan kehadiran Allah SWT dalam diri kita. Dengan kesungguhan dan ketekunan, kita dapat mencapai maqam yang lebih tinggi dalam spiritualitas dan akhirnya bertemu dengan Allah SWT.

‎ *Kesimpulan*

‎Dalam artikel ini, kita telah membahas tentang pentingnya thariqatullah dalam memahami hakikat Islam dan bagaimana melalui thariqatullah kita dapat mencapai tujuan akhirat, yaitu bertemu dengan Allah SWT. Kita juga telah memahami peran guru Mursyid dalam thariqatullah dan pentingnya kesungguhan dan ketekunan dalam menjalankan thariqatullah. Dengan memahami dan mengalami thariqatullah, kita dapat mencapai maqam yang lebih tinggi dalam spiritualitas dan akhirnya bertemu dengan Allah SWT.

(A Wahyudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *