NURJATINEWS.COM – KARAWANG Bertempat di kediaman Bp Padi Sopandi warga dusun kerajan RT 03 RW 02 desa Mekarjaya kecamatan Purwasari kabupaten Karawang jawa barat pada hari Sabtu 9 November 2024 telah di laksanakan acara tahlilan hari pertama atas meninggalnya almarhum Ibu Ikem pada pukul 05.00 subuh.
Ustadz Ajum yang memimpin tahlilan membaca doa-doa dan ayat-ayat Al-Quran seperti membaca surat Yassin untuk mendoakan kepada almarhum semoga amal ibadahnya di terima di sisi Allah SWT. Selain itu, tahlilan juga sering diisi dengan pembacaan sholawat dan dzikir untuk menguatkan iman dan mendekatkan diri pada Allah.
Sementara salah seorang jamaah yang hadir dalam acara tersebut kang Rohim mengatakan Alhamdulillah pada hari ini kami beserta jamaah yang lainya ikut hadir dalam acara tahlilan hari pertama atas meninggalnya almarhum ibu Ikem pada pagi hari menjelang subuh,semoga almarhum di tempatkan yang layak di sisinya Aamiin.
Setelah kematian, tahlilan biasanya dilakukan kembali dengan tujuan untuk memberikan penghormatan terakhir dan memperkuat iman keluarga yang ditinggalkan. Selain itu, tahlilan hari ke 7 juga dianggap sebagai hari yang penting dalam mempersiapkan almarhum untuk menghadap kepada Allah SWT.
Dan Pada hari ke 40 setelah kematian, tahlilan biasanya dilakukan lagi untuk menandai berakhirnya masa berkabung yang dianggap sebagai waktu yang paling berat bagi keluarga yang ditinggalkan.
Pada hari ke-100 setelah kematian, tahlilan kembali dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir dan untuk mengenang almarhum. Pada hari ini, keluarga biasanya mengumpulkan orang-orang yang terkait dengan almarhum untuk melakukan tahlilan bersama-sama.
Sedangkan pada hari ke-1000 setelah kematian, tahlilan biasanya dilakukan oleh keturunan atau keluarga terdekat yang masih hidup sebagai bentuk penghormatan dan mengenang terhadap almarhumah.
Di antara seratus dan seribu biasanya juga dilakukan tahlilan tahun pertama dan tahun kedua yakni peringatan setahun kematian dan dua tahun kematian.
(M Suryadi/Deni Saepudin)



