Scroll untuk lanjut membaca
Ragam

Banjir Luapan Sungai Cigentis Karawang Rumah di Bantaran Sungai Hancur dan Tanggul Jebol Akibat Hujan Deras.

48
×

Banjir Luapan Sungai Cigentis Karawang Rumah di Bantaran Sungai Hancur dan Tanggul Jebol Akibat Hujan Deras.

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COMKARAWANG Banjir besar kembali melanda wilayah bantaran Sungai Cigentis loji pada Selasa (19/11/2024), dipicu oleh hujan dengan intensitas sangat tinggi yang mengguyur kawasan hulu di Sangga Buana. Luapan air sungai yang tak terbendung mengakibatkan jebolnya tanggul di beberapa titik, sehingga merendam permukiman warga.

Hujan deras yang berlangsung sejak malam hari menyebabkan debit air Sungai Cigentis meningkat drastis. Air yang mengalir deras dari hulu membawa material lumpur dan sampah, menghancurkan tanggul dan merendam ratusan rumah. Akibatnya, beberapa rumah di bantaran sungai hancur, sementara yang lain terendam hingga ketinggian lebih dari 1 meter.

Ibu Siti, warga terdampak, menceritakan bahwa hujan deras mulai terasa sejak sore dan terus berlanjut hingga dini hari. “Air sungai tiba-tiba meluap begitu deras. Rumah kami langsung terendam, barang-barang habis tersapu. Bahkan tanggul dekat sini jebol, jadi banjir makin parah,” katanya.

Kepala BPBD Karawang, Andi Firmansyah, mengungkapkan bahwa hujan deras menjadi faktor utama yang memperparah luapan sungai. “Curah hujan yang sangat tinggi di kawasan hulu dan minimnya daya tampung sungai menyebabkan tanggul tak mampu menahan tekanan air. Kami masih berupaya menutup tanggul sementara dengan karung pasir dan mengarahkan warga untuk mengungsi ke tempat aman,” jelasnya.

Hingga saat ini, BPBD bersama relawan telah mengevakuasi ratusan warga ke posko pengungsian darurat di sekolah dan masjid terdekat. Bantuan logistik seperti makanan siap saji, pakaian, dan kebutuhan medis mulai disalurkan oleh pemerintah dan organisasi kemanusiaan.

Banjir ini kembali menjadi peringatan bagi pemerintah daerah akan pentingnya perawatan tanggul dan pengelolaan hulu sungai untuk mencegah bencana yang lebih besar di masa depan. Warga sekitar juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan yang diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

( Deni saepudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *