Scroll untuk lanjut membaca
Ragam

Bp Warsin Dan Ibu Tami Sumurgede Cilamaya Kulon Karawang Rumahnya Akan Direhabilitasi

73
×

Bp Warsin Dan Ibu Tami Sumurgede Cilamaya Kulon Karawang Rumahnya Akan Direhabilitasi

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COMKARAWANG  30 Juni 2024 Di perkirakan dari sepertiga penduduk di Indonesia tepatnya 36 persan rumah tangga yang tinggal di rumah tidak layak huni,itu berarti masih ada 36 dari 100 rumah tangga yang menempati rumah tidak layak huni.

Salah satunya milik keluarga Warsin dari Dusun IV RT 002 RW 004 desa Sumurgede kecamatan Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang Jawa barat,yang tinggal di rumah yang terbuat dari bilik bambu dan sudah rapuh dimakan usia.

Sebuah rumah gubug tampak berdiri di lahan di tengah pemukiman penduduk seperti sudah ditinggalkan penghuninya sejak lama. Dari luar, tampak bilik bambu sekedar menutupi bagian dalam rumah,pada sebuah dinding bilik, kayu penopang rumah itu terlihat sudah miring seperti hendak roboh dan sebagian sudah ada yang bolong.

Dan ternyata rumah tersebut milik salah satu keluarga yang bernama Warsin pria kelahiran Karawang 10 Januari 1979 ini tidak mempunyai pekerjaan yang tetap hanya buruh harian lepas kadang bekerja terkadang tinggal di rumah.

Warsin 45 tahun dan ibu Tami harapan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah desa setempat sudah didepan mata bantuan yang diharapkan akan segera di realisasikan oleh pemerintah desa setempat,ini merupakan kabar baik,karena pemerintah desa ada kepedulian terhadap warga yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Bp Warsin dan ibu Tami mengucap syukur Alhamdulillah berkat bantuan media Nurjatinews.com,dan pemerintah desa akhirnya keluarga kami  didata untuk mendapatkan bantuan dari pihak desa dan saya sangat menginginkan bantuan tersebut supaya bisa tinggal di rumah yang layak huni dan bisa untuk makan sehari hari.

Kondisi gubuk Warsin yang kondisinya memang memprihatinkan, terlebih lagi kamar tempat tidur yang menyatu dengan yang lainya terlihat berantakan,dan dalam waktu dekat rumah tersebut akan di rehabilitasi dengan program dari pemerintah daerah bantuan Rutilahu yang di biayai oleh APBD Karawang,pucuk dicinta ulam pun tiba

(Mariatullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *