NURJATINEWS.COM – BANDUNG Dalam rangka untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kesehatan dilingkungan sekolah,pemerintah pusat melalui kementrian pendidikan harus mengucurkan Dana Alokasi Khusus ( DAK) yang bersumber dari APBN untuk pembangunan Ruang Kelas Baru ( RKB) dan sanitasi di sejumlah sekolah di berbagai daerah khususnya di kabupaten Bandung.
Dengan demikian Alokasi yang diberikan oleh pemerintah pusat untuk pembangunan sarana dan prasarana disekolah sangat dibutuhkan oleh sekolah,sehingga diharapkan dapat meningkatkan proses belajar mengajar dan meningkatkan mutu pendidikan,selain itu pembangunan sanitasi di sekolah juga perlu diperhatikan supaya keluarga sekolah menjadi sehat.
Beberapa sekolah yang belum mendapatkan bantuan dari dana alokasi khusus (DAK) 2025 salah satunya SMAN 1 Bojongsoang kabupaten Bandung dengan jumlah siswa 900 lebih siswa,dan masih kekurangan 9 Ruang Kelas Baru, kepala sekolah berharap ada bantuan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat supaya SMAN 1 Bojongsoang bisa menjadi sekolah yang sehat dan layak dalam kegiatan belajar mengajar disekolah.
Kepala SMAN 1 Bojongsoang Rusmiati S.Pd M.Si di dampingi Apriansyah mengatakan sekolah kami pada tahun ini 2025 masih kekurangan Ruang Kelas Baru,dengan jumlah siswa mencapai 900 siswa lebih,dan masih kekurangan 9 Ruang Kelas Baru untuk itu kami berharap kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk dapat memperhatikan sarana dan prasarana di sekolah kami, untuk kenyamanan belajar mengajar semua elemen sekolah.
Jika Ruang kelas sudah sesuai dengan jumlah siswa diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan dan proses belajar mengajar di sekolah menjadi lebih efektif,semua siswa bisa masuk pagi semua,tidak ada yang masuk siang.
Lebih lanjut kepala SMAN 1 Bojongsoang mengatakan bahwa Bantuan pembangunan sarana disekolah merupakan bentuk tanggung jawab dan perhatian serta kepedulian dari pemerintah melalui Dinas Pendidikan provinsi Jawa barat,seharusnya bisa tanggap setelah melihat kondisi SMAN 1 Bojongsoang yang masih kekurangan Ruang Kelas Baru.
(A Wahyudin)



