Karawang Jabar, nurjatinews.com
Karawang , -. Dengan santernya beredar berita kurang sedap tentang Pelayanan Puskesmas Loji Tegalwaru Karawang terhadap Masyarakat yaitu :
1. Seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan mengaku kecewa atas penanganan medis yang diterima anaknya. “Anak saya bekas jahitan sampai infeksi bernanah, tapi di Puskesmas cuma ditetesin betadine doang.
2. momen saat mobil ambulance Puskesmas Kecamatan Tegalwaru disebut menolak mengangkut pasien kritis dengan alasan harus ada uang sebesar Rp300 ribu. Akibatnya, pasien yang sedang dalam kondisi darurat harus dibawa menggunakan ambulance dari Puskesmas Pangkalan.

Puskesmas Loji Tegalwaru Karawang.
Dr. Hj. Wiwin sebagai Kepala Puskesmas Loji Tegalwaru Karawang pada hari Sabtu tanggal: 03-05-2025 kepada awak media memberitakan Klarifikasi sesuai arahan dari Kepala Dinas. Kesehatan Karawang yaitu mengecek kebenaran berita tersebut dari kedua belah pihak, yaitu dari para staffnya bagaimana melayani masyarakat dan selanjutnya mengecek informasi tersebut kepada masyarakat yang merasa kecewa terhadap pelayanan pegawai Puskesmas.
Dua hal tersebut di jalankan oleh Wiwin sebagai Pimpinan Puskesmas, dan langsung mendatangi ke rumah pasien-pasien tersebut. Termasuk salah satunya mengenai adanya pungutan biaya Rp. 300rb untuk mobil ambulance setelah di konfirmasi ke pasien tersebut ternyata tidak benar, namun adanya miskomunikasi saja.
Bagi Dr. Hj. Wiwin sebagai Pimpinan Puskesmas Loji Tegalwaru wajib memberikan pelayanan kesehatan kepada Masyarakat Kec. Tegalwaru tanpa tebang pilih, dan para pegawai Puskesmas wajib memberikan pelayanan dengan humanis dan penuh ke ikhlasan. Sehingga masyarakat Kecamatan Tegalwaru sehat dan semangat, ceria dalam menjalankan aktivitasnya.
(Red)


