NURJATINEWS.COM – KARAWANG Jawa Barat, Selaras dengan program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dimana swasembada pangan menjadi tujuan yang harus dicapai demi mewujudkan ketahanan pangan masyarakat, pemerintah melalui Kementrian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal mewajibkan penggunaan Dana Desa minimal 20 % untuk pertanian
Sebagaimana tertuang dalam Permendes & PDT No 3 tahun 2021 dan dipertegas lagi dengan Permendes No 3 tahun 2025 bahwa 20 % Dana Desa dialokasikan untuk ketahanan pangan yaitu sektor pertanian, perikanan baik hayati maupun nabati dan dalam pelaksanaanya melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)
Keterlibatan BUMDES dalam pelaksanaan program ketahanan pangan merupakan satu langkah bijak yang mendorong agar tercipta iklim yang sehat dalam pengelolaan maupun penggunaan anggaran sehingga Dana Desa untuk ketahanan pangan benar benar tepat guna dan tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara umum
Dari hasil pengamatan setelah mengunjungi dan berdiskusi dengan beberapa Kepala Desa yang berada di wilayah Kabupaten Karawang antara lain desa Cipurwasari kecamatan Tegalwaru Selasa 25/02/2025, desa Purwamekar dan desa Gombongsari kecamatan Rawamerta Rabu 26/02/2025 ternyata para kepala desa telah melakukan musyawarah dengan lembaga desa lainya dan mengarah kepada pemberdayaan para generasi muda untuk terjun dan terlibat langsung dalam pengelolaan dan pelaksanaan program ketahanan pangan di desa masing masing
Dalam perbincangan dengan jurnalis sahabat petani kepala desa Purwamekar Ibu Hj. Emih mengatakan “Disini saya sangat mendukung program ketahanan pangan yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo dan mengingat dan menyadari betapa pentingnya sektor pertanian maka saya sengaja melibatkan para generasi muda terutama anak anak Karang Taruna desa untuk menjalankan program ini, dan saya yakin dengan semangat darah mudanya yang penuh gelora dan menyala sebagai ciri khas anak muda dan idealisme yang melekat, program ketahanan pangan yang memang di khususkan untuk sektor pertanian akan berjalan sesuai dengan harapan yaitu tercapainya swasembada pangan ” ujar ibu kepala desa
Mengingat mayoritas masyarakat di desa Purwamekar mengandalkan penghidupan dari bertani sebagai kepala desa saya ingin melihat pertanian disini maju dan taraf kehidupan serta kesejahteraan para petani meningkat dan untuk mewujudkan nya dengan menaikkan hasil produktifitas pertanian ” imbuhnya
Ditempat terpisah kepala desa Gombongsari bapak Warjo mengutarakan hal senada bahwa kita harus bangkitkan kembali pertanian dengan melibatkan generasi muda agar mau berkecimpung menggeluti pertanian “Apalagi sekarang digalakkan oleh pemerintah pusat, tentu hal ini akan menjadi tambahan motivasi agar generasi milenial bangga menjadi petani atau setidaknya menjadikan pertanian sebagai usaha yang prospektif dan memiliki masa depan cerah ” ujar pa Kades
(Ade)




Semoga program KETAPANG ini terlaksana dengan baik,kuncinya semua yg terlibat bekerja dengan jujur dan penuh tanggung jawab
Aamiin