Scroll untuk lanjut membaca
Pemerintahan

Situ Jungkur di desa Kutalanggeng Karawang Riwayatmu Kini, BBWS Provinsi Paling Bertanggung Jawab

255
×

Situ Jungkur di desa Kutalanggeng Karawang Riwayatmu Kini, BBWS Provinsi Paling Bertanggung Jawab

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COMKARAWANG 21 Februari 2025 Pupus sudah Harapan warga masyarakat di Kampung Hegarmanah Desa Kutalanggeng Kecamatan Tegalwaru kabupaten Karawang Jawa barat terhadap pembangunan Situ Jungkur pasalnya dari awal pembangunan sampai sekarang ngga jelas fungsinya dan sekarang di tanami padi oleh warga masyarakat setempat.

Menurut warga setempat dari awal pembangunan Situ Jungkur, jika musim hujan tiba debit air meningkat dan terlihat di beberapa bagian tembok tampak bocor,dari hasil pantauan di lapangan terlihat dengan jelas dinding batu di bawah buangan air situ banyak yang bocor,limpasan air membuat debit air situ berkurang dan akhirnya kembali seperti semula dan di penuhi tumbuhan ilalang dan sejenisnya dari kejauhan mirip kebun.

Ada dugaan pekerjaan proyek Situ Jungkur di kerjakan bukan sama ahlinya,sehingga menghasilkan proyek tanpa kualitas yang jelas,hanya penghamburan anggaran yang tidak sedikit,seharusnya sebelum membangun Situ tersebut, konsultan proyek menganalisis keadaan tanahnya dan kontruksi nya harus di sesuaikan,supaya hasilnya tidak acak kadut,sesuai harapan semua pihak.

Kepala desa Kutalanggeng Yati Nurhayati di kediaman nya mengatakan,bahwa Situ Jungkur bisa menjadi destinasi wisata unggulan desanya, hanya saja karena pembangunannya asal jadi,jangankan untuk destinasi wisata untuk mengairi sawah para petani di musim kemarau saja gagal total alias Gatot ucapnya.

Pihak kepala desa selama ini sudah berupaya melayangkan surat permohonan baik ke pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi untuk memperbaiki keadaan Situ Jungkur yang tinggal kenangan supaya bisa bermanfaat untuk masyarakat khususnya Desa Kutalanggeng umumnya masyarakat Karawang imbuhnya.

Bp Abay Ayub Ibrahim RW 06 di lokasi Situ Jungkur mengatakan saya awalnya merasa senang dan menyambut baik dengan dibangun nya Situ Jungkur,akan tetapi baru berapa tahun Situ Jungkur sudah tinggal kenangan,dan sekarang ini banyak tumbuh ilalang dan sejenisnya untuk bagian tengahnya masih bisa ditanami padi,padahal Situ Jungkur bisa mengairi sawah seluas 120 Ha di musim kemarau kalau pembangunannya ngga asal jadi pungkasnya.

(Mariyatulloh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *