NURJATINEWS.COM – KARAWANG 26 JUNI 2026
Di sebuah sudut kedai kopi yang temaram,Langkah kita bersua tanpa rencana dan kelam.Kau menyapa dengan senyum yang dulu kukenal,Seorang teman lama, memori indah yang tak pernah kental.
Lama kita berpisah dalam sunyi kehidupan,Aku sang duda yang memeluk kesendirian,Dan kau, sang janda yang tegar dalam ujian,Kini duduk bersama dalam sebuah kebetulan.
Menatap matamu yang memancarkan sisa duka,Ada rasa hangat yang tiba-tiba menyapa.Bukan lagi sekadar rindu teman masa lalu,Namun debar cinta yang hadir begitu kelu.
Kisah kita yang dulu pernah bersinar,Kini tumbuh lagi dengan makna yang lebih besar.Duda dan janda, dua hati yang pernah terluka,Dipersatukan takdir merajut cinta tak terduga.
Dua tahun sudah bahtera kita berlayar,Mengganti sepi yang dulu sempat merambat liar.Duda dan janda kini hanyalah kisah masa lalu,Sebab hari ini, kita adalah satu yang padu.
Bukan lagi sekadar rindu di kedai kopi yang temaram,Kini setiap pagi kulihat senyummu menepis malam.Luka lama kita telah sembuh berganti tawa,Di bawah satu atap, kita merajut satu jiwa.
Dua tahun mengarungi manis dan getirnya hari,Aku bersyukur takdir mempertemukan kita kembali.Menikahimu adalah jawaban atas doa yang sunyi,Teman lama yang kini jadi teman sehidup semati.
Terima kasih telah menjadi rumah tempatku pulang,Tempat segala lelah dan gundahku langsung hilang.Mari kita jaga cinta ini hingga rambut memutih,Dua tahun yang indah, dan selamanya tanpa letih.
(By Vandamme)



