Scroll untuk lanjut membaca
Pemerintahan

Serap Aspirasi Warga Desa Wadas Karawang,Pipik Taufik Ismail Fokus Pendidikan hingga Jembatan Penghubung

5
×

Serap Aspirasi Warga Desa Wadas Karawang,Pipik Taufik Ismail Fokus Pendidikan hingga Jembatan Penghubung

Sebarkan artikel ini

Serap Aspirasi Warga Desa Wadas Kar

 

NURJATINEWS.COMKARAWANG Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail, turun langsung ke tengah masyarakat Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Sabtu (11/4/2026) sore.

Kunjungan ini menjadi momen penting bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan krusial, mulai dari pendidikan hingga infrastruktur yang belum terselesaikan.

Bertempat di RT 001/RW 002, kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026 tersebut dihadiri aparatur desa, tokoh masyarakat, pemuda, tokoh agama, Karang Taruna, hingga organisasi kepemudaan seperti GMPI Telukjambe Timur

Suasana berlangsung hangat, namun sarat dengan berbagai keluhan yang disampaikan warga.
Dalam dialog terbuka, Pipik menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bagian dari komitmennya untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat provinsi.

Suasana berlangsung hangat, namun sarat dengan berbagai keluhan yang disampaikan warga.
Dalam dialog terbuka, Pipik menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bagian dari komitmennya untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat provinsi.

“Hari ini saya bersilaturahmi sekaligus mendengar langsung kebutuhan warga. Semua aspirasi ini akan kita dorong agar bisa masuk dalam penganggaran provinsi tahun depan,” ujarnya.

Sejumlah persoalan mencuat dan menjadi perhatian utama. Di sektor pendidikan, warga mengeluhkan sulitnya akses bagi anak-anak untuk melanjutkan ke jenjang SMP dan SMA, terutama akibat sistem zonasi yang dinilai masih menjadi kendala.

Tak hanya itu, warga juga mengusulkan agar kawasan Kampung Budaya dapat dialihfungsikan menjadi sekolah SMP atau SMK, guna menjawab kebutuhan pendidikan yang terus meningkat di wilayah tersebut.

Selain pendidikan, persoalan infrastruktur turut menjadi sorotan. Warga menyoroti belum terealisasinya pembangunan jembatan penghubung antara Desa Wadas dan Ciherang yang telah direncanakan sejak awal tahun.

“Sudah hampir tiga bulan, tapi belum ada kejelasan alokasi untuk pembangunan jembatan ini,” keluh salah satu warga.

Tak berhenti di situ, kebutuhan air bersih serta perbaikan drainase juga menjadi aspirasi penting yang disampaikan masyarakat, mengingat hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup sehari-hari

Melalui kunjungan ini, diharapkan DPRD Jawa Barat dapat segera menindaklanjuti berbagai aspirasi yang telah dihimpun, sehingga pembangunan di Desa Wadas dapat berjalan lebih merata dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat secara bertahap.**

( F. S )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *