NURJATINEWS.COM – KARAWANG Warga masyarakat dusun Pulomulya RT 009 RW 003 desa Ciparagejaya kecamatan Tempuran kabupaten Karawang Jawa barat Resah karena diwilayahnya sering kehilangan kendaraan bermotor,sepada listrik dan barang berharga lainya,kejadian pencurian sering terjadi karena lemahnya pengawasan dari petugas patroli atau ronda keliling.
Elah salah satu warga Pulomulya yang menjadi korban pencurian yang sudah tiga kali mengatakan,saya sudah tiga kali kehilangan motor dan sepeda listrik serta barang berharga lainya sedangkan saudaranya sudah empat kali kecurian,dan saya sudah melapor kepada pemerintah desa namun sampai saat ini belum ada perubahan dalam meningkatkan keamanan di wilayah nya,sejauh ini belum ada pihak yang melapor ke Polsek terdekat.
Kejadian pencurian bukan hanya menimpa dirinya akan tetapi warga dan saudaranya juga menjadi korban pencurian,para pencuri tergolong sudah profesional karena kondisi motor,sepeda listrik ada didalam rumah,akan tetapi masih bisa di curi tanpa meninggalkan jejak.
Pencurian sepeda motor (curanmor) masih sering terjadi di pedesaan karena beberapa faktor kombinasi antara kelemahan pengamanan, faktor ekonomi, dan situasi lingkungan. Berdasarkan data dan analisis situasi,keamanan yang Lemah dan kurang waspada terhadap lingkungan nya.
Banyak warga di pedesaan merasa lingkungannya aman, sehingga sering kali kurang waspada, seperti memarkir motor di dalam rumah tanpa mengunci stang atau membiarkan kunci menggantung,para pencuri menyasar tempat-tempat minim pengawasan, seperti rumah yang sepi, area persawahan, atau tempat umum di desa yang sepi, terutama pada malam hari.
Jarak antar rumah yang berjauhan dan kurangnya petugas keamanan (patroli) di pelosok desa memudahkan pelaku beraksi tanpa ketahuan,tingginya angka kemiskinan dan pengangguran sering menjadi pemicu seseorang melakukan tindakan kriminal.
Motor hasil curian di desa seringkali cepat dijual atau dipreteli menjadi suku cadang untuk dijual terpisah, sehingga sulit dilacak,dan motor yang banyak digunakan di pedesaan seringkali merupakan model laris yang memiliki fitur keamanan minim, sehingga mudah dicuri,para pelaku pencurian biasanya mengintai target terlebih dahulu untuk mempelajari situasi dan menentukan waktu terbaik untuk melakukan aksi pencurian.
(Mariyatullah)




