Scroll untuk lanjut membaca
Ragam

Indra Petani dari Desa Panyingkiran Karawang Puas dengan Pupuk Pintara,Hasil menigkat 2 ton per Ha

16
×

Indra Petani dari Desa Panyingkiran Karawang Puas dengan Pupuk Pintara,Hasil menigkat 2 ton per Ha

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COMKARAWANG Berawal dari Pengalaman para petani yang mengolah lahan pertanian bertahun tahun dengan menggunakan pupuk kimia yang hasilnya kurang maksimal,dan cenderung biaya produksi meningkat,ini permasalahan yang pada saat ini kebanyakan para petani tertarik dengan pupuk kimia dan lama-kelamaan menjadikan kondisi tanah menjadi rusak,tandus atau tidak subur lagi.

Maka dengan hadirnya salah satu perusahaan yang memproduksi pupuk nutrisi nabati premium teknologi nano jepang yaitu PT Panen Inti Nusantara dengan tujuan untuk menyediakan pupuk organik cair berkualitas tinggi bagi pertanian dan perkebunan di Indonesia dengan harga terjangkau.

Dengan adanya keberhasilan salah satu petani padi Indra dari desa Panyingkiran kecamatan Rawamerta kabupaten Karawang yang sudah menggunakan pupuk organik cair Pintara dan akhirnya ratusan para petani yang lainnya juga mengikuti jejaknya dengan menggunakan
pupuk Pintara,dan para petani di beberapa wilayah di luar Karawang mulai beralih menggunakan pupuk organik cair yang berkualitas.

Tiam pupuk Pintara Karawang Willi sudah memperkenalkan pupuk terobosan terbaru dengan teknologi nano,dan akhirnya para Petani dari beberapa desa di kabupaten Karawang tersebut sudah mulai beralih menggunakan pupuk Pintara dan hasilnya terlihat sangat bagus perkembangannya.

Menurut Indra Petani dari desa Panyingkiran mengatakan hasil panen dengan menggunakan pupuk kimia maksimal hanya 4 ton per Ha,setelah menggunakan pupuk organik cair Pintara hasil produksi meningkat hingga 6 ton per Ha dan biaya produksi menurun hingga 70 persen.

Dengan adanya pupuk organik cair Pintara dapat membantu para petani yang hasil panennya kurang maksimal,kelebihan Pupuk Pintara dapat di campur dengan pupuk kimia dan pestisida sehingga dapat meningkatkan hasil produksi dan pendapatan para petani bisa meningkat pungkasnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *