karawang Jabar, nurjatinews.com

Plt.Kepsek.SDN. Bayurkidul I H. Wisnudin, S, Pd.
Karawang, – Dengan viralnya berita adanya jual beli buku LKS di SDN. Bayurkidul 1 yang di lakukan oleh pihak sekolah, dan Plt. Kepsek. Wisnudin yang susah dihubungi melalui telpon dan WA.
Hari senin tanggal : 26-01-2026 Kepada rekan-rekan media H. Wisnudin sebagai Plt. Kepsek SDN. Bayurkidul 1 Kecamatan Cilamaya kulon dengan ini memberikan klarifikasi di dampingi oleh pihak guru dan Ketua Komite.
Kepada awak media Wisnudin sebagai kepala Sekolah jauh-jauh hari sebelumnya sering mengingatkan kepada para guru bahwa tidak ada jual beli LKS dan itu semua di patuhi oleh para guru.
Adapun mengenai adanya pembelian LKS itu bukan arahan dari pihak sekolah, namun itu adanya ke inginan wali murid Agar adanya belajar-mengajar melalui buku LKS bagi yang mampu/berminat untuk membeli.
Lalu pihak komite yang dapat masukan dari wali murid menyampaikan kepada pihak guru/wali kelas dan juga Kepala Sekolah agar sekolah di adakan program belajar mengajar melalui Buku LKS.
Kepada pihak Media Komite mewakili wali menyampaikan jangan bertanya kepada kepala Sekolah/Guru, namun silahkan bertanya kepada Komite dan jajarannya. Dikarenakan Pihak Sekolah melalui Kepsek itu sudah jelas mematuhi aturan dari Pemerintah yaitu jangan adanya jual-beli Buku LKS.
Harapan dari wali murid yang di wakili oleh Komite dan tim yaitu belajar mengajar di SDN. Bayurkidul I jangan sampai terganggu di karenakan adanya berita jual beli buku LKS tanpa adanya komunikasi dari pihak media kepada Komite.
Plt. Kepsek. SDN. Bayurkidul I (Wisnudin) berharap kepada Pemerintah Daerah yang di wakili oleh Dinas. Pendidikan dan kebudayaan yaitu Pk. H. Wawan dan jajarannya untuk tidak mempercayai berita yang belum ada klarifikasi dari pihak Sekolah maupun jajaran komite. Dengan adanya klarifikasi dari Komite H. Wisnudin sebagai Kepala Sekolah berharap permasalahan ini selesai.
Jika rekan-rekan media masih penasaran dan ingin berita lebih konkrit di persilahkan untuk menghubungi Ketua Komite dan jajarannya, bahkan Pihak sekolah siap untuk mengumpulkan wali murid agar jelas pokok permasalahannya.
(AF)


