Ragam

LANGKAH LELAH BERUBAH JADI BERKAH,SETIAP RUPIAH KINI BERWAJAH CERAH.

8
×

LANGKAH LELAH BERUBAH JADI BERKAH,SETIAP RUPIAH KINI BERWAJAH CERAH.

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COMKARAWANG 06 JULI 2026

Di bawah langit Jakarta yang garang,Ibu melipat lelah menjadi doa.Menggenggam sapu dan kain pel,Demi dua senyum di kampung halaman.

Empat tahun memeras keringat,Menjadi pembantu di rumah orang.Tak peduli jemari kasar dan legam,Asal kami bisa terus sekolah.

Seragam SMPN biru putih kami,Adalah air mata Ibu yang menjelma kain.Buku-buku yang kami baca setiap hari,Adalah peluh Ibu yang jatuh ke lantai.

Ibu, rindumu diredam bising kota,Letihmu disembunyikan balik tawa.Empat tahun berjuang tanpa manja,Agar anakmu tak hidup sengsara.

Terima kasih Ibu, pahlawan sunyi,Sujud kami di kakimu yang letih.Pengorbananmu tak akan sia-sia,Esok hari, kami yang akan membahagiakanmu.

Satu tahun berlalu membawa pulang rindu,Jakarta kini tinggal masa lalu.Ibu kembali dengan senyum baru,Membuka warung sederhana di teras rumah.

Etalase kayu dan toples yang berjejer,Adalah hasil peluh yang dulu tercecer.Kini tak ada lagi perintah majikan,Ibu menjadi ratu di atas kaki sendiri.

Warung sedang ini menjadi saksi,Tempat Ibu menata masa tua yang mandiri.Sambil mengawasi kami yang terus tumbuh,Menjemput mimpi dengan hati yang utuh.

Langkah lelah berubah jadi berkah,Setiap rupiah kini berwajah cerah.Demi anak-anaknya, demi hari tua,Ibu tetap berjuang, kini penuh bahagia.

(By Vandamme)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *