NURJATINEWS.COM – KARAWANG 13 JULI 2026
Udara malam di lereng Gunung Gede terasa sangat menusuk tulang. Namun, bagi Surya dan Kang Gugun, hawa dingin itu kalah membara dibanding persaingan di antara mereka.
Keduanya sama-sama menaruh hati pada Ratih, sang janda kembang yang kecantikannya sejuk bagai embun pagi pegunungan.
Persaingan sengit namun menggelitik pun dimulai.Suatu pagi yang berkabut, Surya sengaja mencegat Ratih di dekat pasar.
Pria mapan itu membawa sebuah syal rajut tebal berwarna merah marun.”Neng Ratih, udara gunung sedang dingin-dinginnya.
Ini syal wol terbaik untuk menghangatkan lehermu,” ucap Surya dengan senyum penuh percaya diri.Belum sempat Ratih menjawab, Kang Gugun tiba-tiba muncul dari balik kabut.
Ia membawa sebuah termos kecil yang mengepulkan uap hangat.”Syal saja tidak cukup, Neng. Ini teh jahe hangat dicampur madu asli hutan.
Cocok untuk menghangatkan tubuh dari dalam,” potong Kang Gugun, melirik tajam ke arah Surya.Surya mendengus kesal.
“Teh jahe bisa bikin kembung kalau kebanyakan, Gugun!””Daripada syalmu, kalau kegatelan di kulit bagaimana, Surya?” balas Kang Gugun tidak mau kalah.
Melihat tingkah kedua duda yang saling melempar tatapan sinis namun kocak itu, Ratih tidak bisa menahan tawa.
Suara tawa Ratih begitu renyah, terdengar seperti gemercik air sungai pegunungan yang jernih.”Sudah, sudah, Surya, Kang Gugun,” ujar Ratih lembut, meredakan ketegangan.
“Dua-duanya sangat perhatian, Ratih terima semuanya, ya. Kebetulan hari ini memang dingin sekali.”Ratih mengambil syal dan termos tersebut dengan anggun.
Tatapan matanya yang teduh membuat hati kedua duda itu seketika meleleh. Rasa kesal di antara Surya dan Kang Gugun mendadak sirna, berganti dengan rasa damai yang menjalar ke dada.
Persaingan yang awalnya terasa panas, mendadak berubah menjadi romantis dan menyejukkan berkat kelembutan hati Ratih.
Bagi kedua duda itu, memenangkan hati Ratih bukan lagi soal saling menjatuhkan. Ini tentang siapa yang bisa memberikan kenyamanan paling tulus, senyaman udara gunung yang mereka hirup setiap hari.
(By Vandamme)


