Scroll untuk lanjut membaca
Nusantara

Kelompok PETIR Bersinergi dengan TNI Polri, Perkuat Keamanan Masyarakat dan Ketertiban Jabodetabek

2
×

Kelompok PETIR Bersinergi dengan TNI Polri, Perkuat Keamanan Masyarakat dan Ketertiban Jabodetabek

Sebarkan artikel ini
Kelompok PETIR menyampaikan komitmen sinergi bersama TNI dan Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

NurjatiNews | Jakarta — Kelompok Persaudaraan Timur Raya atau PETIR menegaskan komitmennya dalam mendukung keamanan masyarakat melalui sinergi bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi kelompok PETIR sebagai bentuk kepedulian terhadap terciptanya kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas yang kondusif.

Langkah ini menjadi perhatian karena keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Organisasi kemasyarakatan dinilai memiliki peran penting dalam membantu menjaga stabilitas sosial dan menciptakan suasana yang aman bagi warga.

Ketua Pengawas PETIR, Oktiarsyah, menyampaikan bahwa seluruh organisasi masyarakat yang berada di wilayah Jabodetabek harus mampu mengambil bagian dalam mendukung program pemerintah serta aparat keamanan.

“Seluruh ormas yang berada di Jabodetabek wajib membantu Pemerintah, TNI dan Polri demi keamanan dan ketertiban,” ujar Oktiarsyah.

Menurutnya, kerja sama antara masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan aparat keamanan menjadi salah satu kunci dalam mencegah munculnya berbagai persoalan sosial di lingkungan warga.

Ia juga meminta agar setiap ormas menjaga komunikasi dan membangun koordinasi dengan aparat keamanan setempat. Dengan langkah tersebut, potensi gangguan keamanan dapat dicegah lebih awal dan penyelesaian masalah dapat dilakukan melalui jalur yang tepat.

Oktiarsyah menegaskan bahwa perbedaan latar belakang masyarakat bukan menjadi penghalang untuk membangun persatuan. Menurutnya, nilai kebersamaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia harus menjadi kekuatan utama dalam menjaga keamanan.

“Tidak harus satu darah, tidak harus satu suku dan tidak harus satu agama untuk menjadi saudara dalam bingkai NKRI demi terwujudnya keamanan dan ketertiban di masyarakat,” katanya.

Pesan tersebut menekankan pentingnya membangun hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat yang memiliki keberagaman. Dengan adanya rasa saling menghormati, potensi konflik dapat ditekan dan kehidupan masyarakat dapat berjalan lebih nyaman.

Selain fokus pada keamanan, PETIR juga mengingatkan seluruh anggotanya agar selalu menjalankan aktivitas dengan cara yang sesuai aturan hukum. Organisasi tersebut meminta anggota untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat.

“Jangan main hakim sendiri. Jangan bertindak agresif di luar hukum. Kita harus menghormati hukum karena kita adalah negara hukum,” tegas Oktiarsyah.

Silaturahmi antara kelompok PETIR dan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara organisasi kemasyarakatan dengan aparat keamanan.

Polri sendiri terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Partisipasi publik dianggap penting untuk membangun sistem keamanan yang lebih kuat dan responsif terhadap berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Keamanan yang terjaga memberikan dampak luas bagi kehidupan warga. Kondisi lingkungan yang kondusif dapat mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, hingga kegiatan sosial masyarakat.

PETIR berharap kolaborasi antara organisasi masyarakat, pemerintah, TNI, dan Polri dapat terus diperkuat. Melalui kerja sama tersebut, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Upaya menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan kepedulian bersama agar ketertiban sosial tetap terpelihara. (To)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *