NURJATINEWS.COM – KARAWANG Di Kabupaten Karawang Jawa barat Masih banyak warga miskin yang tinggal di rumah yang tidak layak huni serta yang belum tersentuh bantuan,salah satunya Kastim warga desa yang tinggal di dusun Pulo Luntas RT 003 RW 002 Desa Sukamulya kecamatan Cilamaya Kulon kabupaten Karawang Jawa barat yang tinggal dirumah mirip kandang domba.
Kastim 55 tahun yang bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang tak menentu, mengharapkan bantuan para dermawan dan pemerintah setempat karena himpitan ekonomi,Kastim beserta saudaranya tinggal di rumah yang tidak layak huni dan mirip kandang domba.
Kepada awak media Nurjatinews.com Mariyatullah Kastim mengatakan,saya yang berprofesi sebagai buruh harian lepas tak mampu berbuat apa” untuk makan saja susah,namun sampai saat ini belum di data untuk mendapatkan bantuan rumah layak huni dan bantuan PKH serta bantuan beras.
Dan beginilah nasib kami yang tidak diperhatikan oleh RT,PSM desa serta kepala desa semua tutup mata,dan selama ini belum pernah didata untuk menerima bantuan baik dari pemerintah desa maupun pemerintah pusat,akan tetapi saya sangat menginginkan bantuan dari pemerintah bagaimana caranya supaya bisa tinggal dirumah yang layak huni dan bisa untuk makan sehari hari.
Kondisi rumah gubuk Kastim yang kondisinya memang memprihatinkan, terlebih lagi kamar tidur dan kamar yang lainya terlihat berantakan,Ketika hujan turun secara otomatis air memenuhi rumah,untung tak dapat diraih malang tak dapat di tolak begitu kira kira ungkapan pepatah kata untuk Kastim.
Bagai mana tidak, karena keterbatasan ekonomi,Kastim harus menjalani pahitnya kehidupan.Bahkan,harus rela tinggal di rumah gubuk berlantaikan tanah, berdinding bilik bambu dan plastik yang keropos dimakan usia.sedihnya, saat hujan mengguyur.
Hati siapa yang tidak terketuk hatinya jika melihat tempat tinggal yang tidak layak dan mirip kandang domba namun bagi Kastim kondisi ini merupakan takdir yang harus dijalaninya, ketidakmampuan dalam sisi ekonomi membuatnya tetap bertahan,dia hanya berharap kepada para dermawan dan pemerintah desa untuk dapat membantu supaya bisa tinggal di rumah layak huni dengan nada lirih memelas dan penuh harap.
( Mariyatulloh)

