NURJATINEWS.COM – BANDUNG 27 Mei 2025 Gubernur Jawa barat kang Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa koperasi merah putih kalau dikelola dengan baik akan berdampak pada seluruh produktivitas pertanian di desa bisa dijual disediakan kemudian tempatnya di koperasi merah putih bisa diserap untuk bantuan pangan non tunai kebutuhan makan bergizi gratis kebutuhan ekonomi pedesaan kebutuhan dapur dalam setiap waktu.
Tujuan Koperasi Merah Putih adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan memperkuat swasembada pangan serta pemerataan ekonomi,Koperasi Merah Putih juga bertujuan untuk menjadikan desa sebagai pilar pembangunan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa melalui usaha bersama dan pemanfaatan potensi lokal secara maksimal.
Kemudian masyarakat perlu pupuk di koperasi disiapin,nanti ada dokter desa Apotek nya di koperasi,mau lebaran bajunya ada di koperasi, butuh daging dagingnya ada di koperasi maka duit ini akan muter dari desa ke desa dari Kelurahan ke kelurahan dari tangan rakyat,sejarahnya koperasi dapat membangun ekonomi desa yang kuat,ekonomi rakyat yang kuat, dengan syarat ketuanya dan pengurusnya harus jujur.
Untuk pendirian koperasi kepala desa nggak usah pusing biaya notaris nya sudah ada dan saya sudah diskusi dengan Bupati Walikota itu tanggung jawab kami kami yang menyiapkan uangnya
kalau nggak salah sudah saya hitung sekitar 14 miliar dengan pemerintah provinsi,dan tidak akan membebani Desa.
saya targetkan di wilayah Kabupaten provinsi Jawa barat di bulan ini sudah semuanya,notaris sudah disiapkan,dan yang paling berat adalah menentukan ketua dan pengurusnya yang memiliki integritas, saya sarankan agar seluruh transaksi di koperasi itu tidak ada transaksi tunai semuanya transaksi digital dan akan disampaikan ke Kementrian Desa.
Dan akan mengusulkan dana desa agar seluruh pengelolaan keuangannya budgeting tidak ada lagi uang tunai karena uang tunai itu godaannya,maka cara untuk menyelesaikan agar tidak mudah tergoda maka tidak boleh ada uang tunai di Desa tidak boleh ada uang tunai di laci koperasi seluruh transaksinya digital mudah dikontrol,itu harapan saya, dan seluruh kegiatan ini didukung oleh ketua DPRD Provinsi Jawa Barat
(Red)



