NURKATINEWS.COM – BEKASI Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional eliminasi kusta.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, saat mendampingi kunjungan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kantor Kecamatan Serang Baru.
Bupati Ade mengapresiasi langkah Kementerian Kesehatan yang langsung turun ke daerah dan menekankan pentingnya edukasi dini untuk mencegah stigma. Ia menginstruksikan Dinas Kesehatan memperluas sosialisasi ke sekolah-sekolah dari tingkat SD hingga SMA.
“Kusta bukan ancaman. Jika ditemukan sejak dini, bisa segera ditangani,” ujar Bupati Ade.
Menkes Budi Gunadi mengungkapkan bahwa Indonesia menempati posisi ketiga dunia dalam jumlah kasus kusta, dan Kabupaten Bekasi menjadi salah satu dari lima wilayah prioritas, bersama Pamekasan, Brebes, Papua, dan Tangerang.
Ia menekankan strategi penanganan kusta dengan pendekatan “temukan sebanyak dan secepat mungkin, lalu obati”. Obat pencegahan juga akan diberikan kepada keluarga serumah pasien sebagai langkah antisipatif.
Sebagai bentuk dorongan, Kemenkes akan mengadakan lomba antar puskesmas di Bekasi pada November 2025, dengan hadiah Rp 50 juta untuk puskesmas yang paling banyak menemukan kasus baru.
Program ini juga akan diintegrasikan ke layanan pemeriksaan kesehatan gratis inisiatif Presiden Prabowo Subianto.
Menurut data Kemenkes per Juli 2025, terdapat 306 kasus kusta di Kabupaten Bekasi, sementara secara nasional ada sekitar 14.000 kasus per tahun.
(Johanes.S)



