Scroll untuk lanjut membaca
Pemerintahan

Puskesmas Patok Besi Subang Gelar Pelatihan PMT Lokal Tahun 2025

58
×

Puskesmas Patok Besi Subang Gelar Pelatihan PMT Lokal Tahun 2025

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COMSUBANG Bertempat di Puskesmas Patok Besi kecamatan Patok Besi kabupaten Subang Jawa barat pada hari Selasa 24 Juni 2025 telah dilaksanakan pelatihan PMT Lokal,hadir dalam kegiatan tersebut kepala UPTD dr Hendra,staf Puskesmas,para kader Puskesmas serta para tamu undangan yang lainya.

Kepala UPTD Puskesmas dr Hendra mengatakan pelatihan tim pelaksana PMT (Pemberian Makanan Tambahan) lokal adalah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan serta petugas terkait dalam menyiapkan dan memberikan makanan tambahan berbasis pangan lokal kepada ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK) dan balita dengan masalah gizi selama tiga hari.

Pelatihan ini berfokus pada pemanfaatan sumber daya lokal yang ada di sekitar, seperti umbi-umbian, sayuran, dan protein hewani, untuk meningkatkan asupan gizi harian bagi kelompok sasaran,dan yang mengikuti pelatihan semuanya ada 6 desa termasuk desa Jatiragas Hilir,desa Ciberes,desa Tanjungrasa Kaler,desa Tanjungrasa kidul dan desa Gempolsari.

Tujuan Pelatihan untuk
Meningkatkan pemahaman tentang gizi seimbang,
Peserta akan belajar tentang prinsip-prinsip gizi seimbang dan bagaimana menerapkannya dalam penyediaan PMT,pelatihan mencakup aspek-aspek seperti pemilihan bahan makanan lokal, pengolahan makanan, dan penyusunan menu yang bergizi.

Dan para peserta akan dibekali pengetahuan tentang pentingnya edukasi gizi dan cara menyampaikannya kepada masyarakat, termasuk pentingnya ASI eksklusif dan pemberian makanan pendamping ASI,mendorong partisipasi aktif masyarakat.

Sasaran Pelatihan
Kader kesehatan, Petugas gizi di puskesmas, Perwakilan PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), Tokoh masyarakat, Ibu hamil KEK dan balita gizi kurang (sebagai sasaran langsung)
Pengenalan pangan lokal dan manfaatnya,penyusunan menu PMT berbasis pangan lokal
Teknik pengolahan makanan yang sehat dan bergizi,Edukasi gizi dan pentingnya ASI eksklusif,peningkatan status gizi ibu hamil dan balita,penurunan angka stunting pada balita.

Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan
Terciptanya kemandirian pangan dan gizi keluarga
Perubahan perilaku masyarakat terkait gizi dan kesehatan
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan tim pelaksana PMT lokal dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kesehatan ibu hamil dan balita di wilayahnya masing masing.

(Heri Darmatin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *