Scroll untuk lanjut membaca
Pemerintahan

KUA Kecamatan Kota Baru Karawang Laksanakan Program Pepeling (Pengantin Peduli Lingkungan)

35
×

KUA Kecamatan Kota Baru Karawang Laksanakan Program Pepeling (Pengantin Peduli Lingkungan)

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COMKARAWANG Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kota Baru mendukung program penanaman 1 juta pohon Matoa sekaligus melaksanakan program inovatif dari Kementerian Agama Kabupaten Karawang, yaitu Pepeling (Pengantin Peduli Lingkungan). Program ini bertujuan untuk menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan hidup kepada pasangan pengantin yang melangsungkan pernikahan di KUA.
Sebagai bentuk implementasi program, pada hari Jum’at (23/05/2025)

KUA Kota Baru menanam 2 buah pohon Matoa dan 1 pohon mangga di lingkungan Masjid Al Maslani di CPR 3 Desa Wancimekar Kecamatan Kota Baru. Penanaman ini dilakukan oleh calon pengantin bersama Kepala KUA.

Penyuluh Agama Islam dan Ketua DKM Masjid Al Maslani sebagai wujud komitmen menjaga kelestarian alam sejak awal membangun rumah tangga. Jenis pohon yang ditanam dipilih berdasarkan kemanfaatan dan daya dukung lingkungan setempat.

Kepala KUA Kota Baru, H. Ruhiyat Sobana, S.Ag., menyampaikan bahwa program ini merupakan kontribusi nyata dari keluarga baru terhadap pelestarian lingkungan. Pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga menjadi awal dari komitmen menjaga alam.

Dengan harapan agar langkah kecil ini menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya. Insyaallah kita akan senantiasa mengajak para calon pengantin untuk mewakafkan pohon yang bermanfaat untuk ditanam di halaman Mesjid, Mushola, Pondok Pesantren atau Majlis Ta’lim yang ada di wilayah Kecamatan Kota Baru.

“Masyarakat dan kedua calon mempelai menyambut baik kegiatan ini,selain sebagai bentuk rasa syukur atas pernikahan, kegiatan penanaman pohon juga memberikan nilai edukatif dan ekologis yang tinggi.

Pasangan Andi dan Heni merasa bangga bisa berpartisipasi dalam program yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan tetapi juga menjadi kenangan atau sejarah yang bermakna dalam pernikahan mereka, semoga pohon matoa ini bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar, sehingga bisa membawa keberkahan bagi keluarga kami” ujarnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, KUA Kota Baru berharap program PEPELING terus menjadi budaya baru dalam setiap prosesi pernikahan yang dilangsungkan diwilayahnya, penanaman pohon bukan hanya sekadar simbol, melainkan langkah awal membangun keluarga yang peduli lingkungan dan berkelanjutan.

(Heri Darmatin/Juan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *