Ragam

KINI MEREKA MELANGKAH,DALAM DEKAP YANG ERAT.

6
×

KINI MEREKA MELANGKAH,DALAM DEKAP YANG ERAT.

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COMKARAWANG 13 JULI 2026

Bidadariku telah terbang jauh,Membawa senyum yang dulu utuh.Kini langit menyepi di pelatuk senja,Meninggalkan jejak kenangan yang berharga.

Biarlah kumbang mencari pengganti,Menghisap sari di taman hati yang sunyi.Aku tak lagi memaksakan musim semi,Sebab ada takdir yang harus dipahami.

Kurelakan kepak sayapmu berlalu,Menyusuri jalan baru tanpa ragu.Biar kumbang lain yang datang menyapa,Sementara aku memeluk damai, merelakan mu senantiasa.

Hembusan angin pesisir mengusap luka,Membawa pergi sisa lara yang lama.Bidadariku telah terbang ke balik cakrawala,Kini jiwaku tenang, luruh dalam pasrah yang rida.

Biarkan kumbang kelana menemukan taman baru,Mencari pengganti di antara kuncup yang merindu.Di bawah langit senja yang damai dan biru,Ku relakan bayangmu hanyut dibawa ombak menderu.

Ada sejuk yang mengalir di hamparan pasir,Saat nama dan kenanganmu pelan-pelan berakhir.Aku bernapas lega dalam pelukan semilir,Melepasmu pergi, membiarkan takdir mengalir.

Dua tahun berlalu, ombak telah membasuh pilu,Membawa kumbang pada damba yang baru.Sesosok bidadari hadir di tepi pantai ini,Menghidupkan kembali taman yang lama mati.

Walau mendung masa lalu pernah mencoreng sayapnya,Dan kelam malam sempat merenggut senyumnya,Bagi kumbang, ia tetaplah sebuah permata,Anggun berkilau di antara buih samudra.

Angin laut kini berembus begitu sejuk,Menyaksikan dua jiwa yang saling membujuk.Tak peduli seberapa pekat malam yang telah lewat,Kini mereka melangkah, dalam dekap yang erat.

(By Vandamme)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *