Ragam

SEBUAH RUMAH KOKOH KINI DITEMPATI,MENJADI ISTANA KECIL TEMPAT BERBAGI HATI.

7
×

SEBUAH RUMAH KOKOH KINI DITEMPATI,MENJADI ISTANA KECIL TEMPAT BERBAGI HATI.

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COMKARAWANG 07 Juli 2025

Jauh melangkah dari tanah Cilacap,Sarijan datang menutup segala harap.Berbekal tekad dan juga mimpi,Mencari rezeki di kerasnya bumi Bekasi.

Hari berganti, keringat jatuh membasahi baju,Pabrik berdengung mengiringi setiap waktu.Mesin-mesin baja menjadi saksi bisu,Mengubah lelah menjadi pundi-pundi restu.

Kini lima belas tahun sudah berlalu,Bukan lagi pemuda perantau yang ragu.Ada cinta suci menemani langkah,Istri tercinta meredakan setiap lelah.

Dari pagi buta hingga malam menyapa,Cilacap di dada, Bekasi tempat berkarya.Setia bersama, menua berdua,Cinta bertahan, bahagia selamanya.

Waktu bergulir, lima tahun kembali berputar,Sarijan berdiri dengan langkah yang makin tegar.Bukan lagi buruh di baris mesin yang bising,Kini jabatan supervisor sukses ia jinjing.

Langkah perjuangan kini tak lagi sendiri,Sang istri tercinta turut serta bekerja bak srikandi.Bahu-membahu mereka menyatukan mimpi,Mengubah peluh menjadi berkah yang pasti.

Jerih payah bertahun-tahun kini nyata berwujud,Doa-doa panjang dalam sujud akhirnya terwujud.Sebuah rumah kokoh kini hangat ditempati,Menjadi istana kecil tempat mereka berbagi hati.

Di halaman rumah, sebuah mobil kini terparkir rapi,Simbol perjuangan anak Cilacap yang tak pernah mati.Dari perantau sebatang kara tanpa apa-apa,Kini hidup makmur penuh syukur tiada tara

(By Vandamme)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *