Scroll untuk lanjut membaca
Ragam

TIADA LAGI SEPI YANG MENYIKSA RAGA,DUA TAHUN MERENDA,KINI MENJADI NYATA.

7
×

TIADA LAGI SEPI YANG MENYIKSA RAGA,DUA TAHUN MERENDA,KINI MENJADI NYATA.

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COMKARAWANG 28 JUNI 2026

Setahun lalu raga ini membeku,Sakit dan sepi menghantam dada.Dunia terasa sedingin salju,Bagi aku, seorang lelaki duda.

Lalu hadirmu memecah sunyi,Anisa, bidan berhati suci.Laksana hangat di balik selimut putih,Mengusir nyeri dan perih yang pedih.

Setahun dalam rawatan jemari lembutmu,Dinginnya takdir kini melunak syahdu.Setiap senyummu adalah musim semi,Menumbuhkan cinta yang lama mati.

Wahai Anisa, penawar jiwaku,Di atas putihnya salju cintaku bermuara.Maukah kau mendampingi langkahku,Menjadi penyembuh hingga akhir masa?

Dua tahun telah melayari waktu,Dinginnya salju kini berganti syahdu.Lelaki duda yang dulu rapuh membeku,Kini berdiri tegak di depan matamu.

Anisa, jemari yang dulu merawat luka,Hari ini kupegang dengan segenap rindu.Di hadapan takdir yang kian merona,Kujadikan engkau ratu di dalam dada.

Maukah kau menikah denganku?”Kalimat itu mengalir memecah sunyi.Dan senyummu yang sehangat rindu,Mengangguk pasti, mengikat janji.

Tiada lagi sepi yang menyiksa raga,Dua tahun merenda, kini menjadi nyata.Anisa, sang bidan penyejuk jiwa,Kini bersanding, melangkah bersama.

(By Vandamme)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *