Scroll untuk lanjut membaca
Ragam

PELAMINAN KEDUA BUKAN LAGI SEKADAR ANGAN,TAPI TAKDIR YANG SIAP KUJALANKAN.

0
×

PELAMINAN KEDUA BUKAN LAGI SEKADAR ANGAN,TAPI TAKDIR YANG SIAP KUJALANKAN.

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COM – KARAWANG 20 JUNI 2026

Langkahku terhenti di batas senja,Mengulang niat yang sempat tertunda.Sebagai duda, aku merajut asa,Berharap bahagia di pelaminan kedua.

Cincin perak telah kupersiapkan,Menyimpan janji dalam sebuah ikatan.Namun gemerlap dunia mengubah arah,Saat kau sebut angka mahar yang membuat gundah.

Permintaanmu membumbung tinggi,Menghujam dada, meremukkan mimpi.Bukan kutak berniat memberi,Tapi kemampuan diri harus kumengerti.

Maaf, langkah ini harus kuputar balik,Meninggalkan angan yang sempat cantik.Biarlah cinta kukubur dalam-dalam,Menghadapi kenyataan di keheningan malam.

Ada hati yang harus kujaga dari luka,Ada anak yang menanti senyum sang bapa.Cukuplah sudah mahalnya harga sebuah gengsi,Kupilih mundur, mengakhiri kisah ini

Dua tahun waktu bergulir tenang,Menyembuhkan perih yang sempat menggenang.Luka lama kini telah mengering sepenuhnya,Berganti sabar yang berbuah manis pada akhirnya.

Di sudut takdir yang tak pernah kuduga,Tuhan pertemukan aku dengan jiwa yang berbeda.Dia yang menerima statusku apa adanya,Tanpa menuntut megahnya dunia.

Mahar yang ia minta begitu sederhana,Bukan harta yang membuat dada merana.Melainkan sebaris doa dan janji setia,Serta ketulusan untuk hidup bersama.

Anakku kini kembali tersenyum ceria,Menemukan dekap hangat seorang bunda.Pelaminan kedua bukan lagi sekadar angan,Tapi takdir indah yang siap kujalankan.
Terima kasih atas sabar di masa lalu,Kini fajar baru telah menjemputku

(By Vandamme)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *