NurjatiNews.com | Jakarta – Di tengah meningkatnya kebutuhan energi bersih dan tuntutan pengurangan emisi karbon, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi PLN menggelar workshop bertajuk Solar Skill Academy guna membekali mahasiswa dengan keterampilan merancang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Kegiatan yang berlangsung di Institut Teknologi PLN tersebut diikuti mahasiswa dari berbagai program studi. Workshop dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus pengalaman praktis mengenai konversi energi surya menjadi energi listrik yang dapat diterapkan dalam berbagai sektor kehidupan.
Melalui Solar Skill Academy, peserta mendapatkan pembelajaran tentang perencanaan sistem PLTS, pemanfaatan teknologi panel surya, hingga strategi meningkatkan efisiensi energi terbarukan. Program ini menjadi salah satu upaya menyiapkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan krisis energi sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Perkembangan industri energi hijau yang semakin pesat membuat kebutuhan tenaga kerja terampil di bidang energi terbarukan terus meningkat. Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja masa depan.
BEM IT PLN menilai mahasiswa memiliki peran penting dalam mendukung transisi energi nasional. Karena itu, penguasaan teknologi energi surya menjadi salah satu keterampilan yang perlu dimiliki generasi muda agar mampu berkontribusi langsung dalam menciptakan solusi energi yang ramah lingkungan.
“Melalui Solar Skill Academy, kami ingin menghadirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan praktis yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar perwakilan BEM IT PLN.
Selain mendapatkan teori, peserta juga diajak memahami implementasi teknologi PLTS yang kini semakin banyak digunakan di berbagai sektor. Pemanfaatan energi surya dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil yang selama ini masih mendominasi kebutuhan energi nasional.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Mereka menilai pelatihan tersebut memberikan wawasan baru mengenai teknologi energi masa depan sekaligus membuka peluang karier yang menjanjikan di sektor energi terbarukan.
Solar Skill Academy juga menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa dalam mendukung agenda energi bersih. Di tengah berbagai tantangan perubahan iklim dan kebutuhan energi yang terus meningkat, kehadiran sumber daya manusia yang kompeten menjadi faktor penting dalam mewujudkan transformasi energi nasional.
Melalui kegiatan ini, BEM IT PLN berharap para mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang mendorong percepatan penggunaan energi surya di Indonesia. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, generasi muda diharapkan mampu menghadirkan inovasi baru untuk menciptakan masa depan energi yang lebih bersih, mandiri, dan berkelanjutan. (Nr

