Scroll untuk lanjut membaca
Berita

CERPEN,BADAI TELAH BERLALU, DAN PELANGI YANG INDAH KINI TELAH TERBIT DIATAS ATAP RUMAH MEREKA

0
×

CERPEN,BADAI TELAH BERLALU, DAN PELANGI YANG INDAH KINI TELAH TERBIT DIATAS ATAP RUMAH MEREKA

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COMKARAWANG 27 MEI 2026

Bagi Yoga, status duda yang disandangnya selama tiga tahun terakhir terasa seperti bayangan dingin yang enggan pergi. Lorong-lorong rumahnya selalu terasa sepi, hingga suatu hari takdir mempertemukannya dengan Melati.

Perempuan itu adalah seorang janda dengan satu anak perempuan berusia sepuluh tahun bernama Mirna. Ketegaran Melati dalam membesarkan Mirna seorang diri diam-diam menumbuhkan kekaguman, lalu berubah menjadi cinta yang tulus di hati Yoga.

Saat Yoga memberanikan diri menyatakan perasaannya setahun yang lalu, jantungnya berdegup kencang. Ada keraguan yang sempat melintas di mata Melati, trauma masa lalu dan rasa pelindung sebagai seorang ibu membuat Melati berhati-hati.

Namun, ketulusan Yoga yang merangkul Mirna seperti anaknya sendiri akhirnya meruntuhkan benteng pertahanan itu. Hari ketika Melati menerima cintanya menjadi hari paling membahagiakan dalam hidup Yoga.

Hatinya bersorak gembira, menyadari bahwa ia tidak lagi berjalan sendirian.Satu tahun pun berlalu. Waktu dua belas bulan itu mereka gunakan untuk saling mengenal, memupuk rindu, dan menyatukan tiga jiwa.

Yoga membuktikan setiap janjinya, menjadi sosok pelindung bagi Melati dan ayah yang hangat bagi Mirna.Hari yang dinanti itu akhirnya tiba. Di hadapan penghulu dan keluarga dekat.

Yoga mengucapkan kalimat sakral ijab kabul dengan satu tarikan napas yang mantap. Riuh kata “Sah!” seketika menggema di dalam ruangan, menyapu bersih semua sisa duka masa lalu mereka.

Melati menyalami tangan Yoga, suaminya yang kini resmi, dengan mata yang berkaca-kaca karena haru. Di samping mereka, Mirna mengenakan gaun putih kecil, tersenyum ceria melihat kedua orang tuanya.

Tidak ada lagi sebutan duda atau janda yang berduka. Hari itu, di bawah tatapan bahagia semua orang, mereka resmi memulai babak baru sebagai sebuah keluarga yang utuh. Badai telah berlalu, dan pelangi yang indah kini telah terbit di atas atap rumah mereka.

(By Vandamme)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *