NURJATINEWS.COM – KARAWANG 21 MEI 2026
Jejak langkahmu terhenti di tanah rantau,Di bawah langit Karawang yang membentang hijau,Kau tinggalkan pesona Mandalika di masa lalu,Menyandang status janda, menanggung rindu.
Angin pantai membisikkan kisah nestapa,Namun jiwamu menolak tuk menyerah pada lara,Dalam keterasingan, pena adalah senjatamu,Kertas putih menjadi saksi keteguhan hatimu.
Kini kau berdiri menyusuri jalanan kota,Menjadi jurnalis, menyuarakan kebenaran nyata,Dari Lombok ke Karawang, sebuah takdir digoreskan,Bahwa perempuan tangguh tak pernah kenal kata padam.
Setiap berita yang kau tulis adalah doa,Merajut asa yang sempat terputus dari masa,Perempuan dari NTB, srikandi pencari fakta,Menjadi lentera di tengah hiruk-pikuk dunia.
Di sela riuh berita dan deru mesin kota,Takdir mempertemukanmu dengan muara rasa,Pena yang dulu menulis kisah lara,Kini merangkai babak baru penuh bahagia.
Langkah kakimu tak lagi terasa asing,Sebab ada hati yang kini saling mendamping,Janji suci terucap di bawah langit Karawang,Menghapus sisa sepi, membawa fajar terang.
Kau bukan lagi musafir yang terdampar,Di tanah lumbung padi, cintamu berakar,Memilih menetap, membangun sebuah rumah,Tempat rindu dan masa depan berlabuh indah.
Kini jurnalis tangguh itu telah berpulang,Bukan ke NTB, tapi ke pelukan yang menenangkan,Menjadi istri, ibu, dan tetap penyampai berita,Mengukir keabadian di tanah penuh cerita
(By Vandamme)



