Scroll untuk lanjut membaca
Ragam

Waspada!!! Modus Dana Talangan Investasi Ujungnya Penipuan

0
×

Waspada!!! Modus Dana Talangan Investasi Ujungnya Penipuan

Sebarkan artikel ini

NURJATINEWS.COMKARAWANG 8 April 2026. Kejahatan terjadi karena adanya kesempatan, kalimat klise ini sepertinya harus kita camkan agar tidak membuka ruang untuk terjadinya aksi kejahatan atau setidaknya kita tidak menjadi korban dari sebuah kejahatan.

Ditengah hiruk pikuknya peluang usaha disektor riel seperti penyedia layanan pemenuhan gizi dimana Presiden Republik Indonesia telah mencanangkan sebuah program nasional yakni Makan Bergizi Gratis bagi anak anak usia sekolah maupun balita serta ibu hamil para pengusaha kecil menangkap ini sebagai sebuah peluang usaha dan peluang untuk menggerakkan ekonomi keluarga dan menyerap tenaga kerja lokal yang cukup signifikan yang sudah barang tentu memerlukan modal yang tidak sedikit.

Gairah untuk turut serta mensukseskan program MBG dengan ikut berperan juga dalam aktifitas usaha si SPPG sangat terasa di seantero persada nusantara.

Para pengusaha kecil maupun pengusaha lokal sudah barang tentu berlomba untuk menjadi mitra dari BGN meskipun secara permodalan masih mengalami beberapa kendala, kecuali pengusaha yang memang sudah siap dan memiliki modal kerja yang cukup.

Bagi para pengusaha lokal pengusaha kecil yang tidak memiliki modal yang cukup tentu saja berusaha mencari dan menggali sumber keuangan untuk mendukung permodalan baik melalui lembaga keuangan resmi seperti perbankan ataupun mencari pinjaman modal dari para investor dengan berbagai pola dan skema dan kerjasama.

Situasi ini rupanya juga menjadi sebuah peluang bagi para oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengail di air keruh dengan melancarkan aksi tipu tipu yang terkesan akan membantu untuk memberikan dana talangan investasi dengan berbagai modus operandi.

Sudah banyak korban yang baru tersadar bahwa dirinya tertipu setelah berproses sekian lama namun tak kunjung ada realisasi dari apa yang dijanjikan oleh para oknum penipu dan mirisnya lagi justru para korban penipuan dengan modus dana talangan investasi ini tidak sedikit telah menyetorkan sejumlah uang yang konon katanya untuk memperlancar proses pencairan.

Dari beberapa korban yang saat ini telah tersadar mengungkapkan “Saya sungguh tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini setelah berbulan bulan mengikuti prosesnya ternyata semua hanya tipu daya belaka, sedangkan berbagai syarat yang mereka minta sudah kami penuhi termasuk uang entertaintment dan lain sebagainya, sekarang saya bingung harus bagaimana dan harus kemana mengadu” ucap salah satu nara sumber yang identitasnya tidak kami sebutkan.

Sementara korban yang lain mengatakan “saya sudah menggadaikan mobil saya demi memenuhi permintaan mereka yang katany tinggal beberapa langkah lagi uang atau dana talangan investasi bisa dicairkan dan sedang berproses di bank sentral atau BI nyatanya sampai hari ini hanya janji dan janji tanpa kepastian, dan jika sampai tanggal 15 bulan april ini tidak ada penyelesaian apa boleh buat saya akan melaporkan hal ini kepada pihak yang berwajib pihak kepolisian” ujarnya

Dari pengamatan dan penelusuran awak media secara kasat mata sebenarnya sudah bisa ditenggarai terindikasi kuat bahwa ini sebuah penipuan namun akibat dari minimnya literasi perbankan dan karena butuh modal maka seolah logikanya tidak berjalan sebagaimana sewajarnya dan mudah diperdaya.

(Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *