NURJATINEWS.COM – KARAWANG 04 Maret 2026,Berbagai upaya telah dilakukan oleh banyak orang, untuk menurunkan kadar gula atau diabetes tipe 2,dengan mengkonsumsi obat Metformin,suntik insulin dan beberapa herbal yang ditawarkan oleh beberapa produk ternama,namun jika pola makan dan pola tidur tidak dirubah kadar gula akan tetap tinggi.
Dimulai dari tahap awal dengan mengubah pola makan dan pola tidur kadar gula bisa normal,yang terpenting hindari makanan yang digoreng,yang mengandung gula pasir,dan yang mengandung terigu,makanan yang dikonsumsi harus yang di pepes,direbus dan dikukus,minum hanya air putih,terakhir makan dan minum pukul 18.00.
Untuk tahap yang selanjutnya harus memiliki alat cek gula dirumah,perbanyak makan buah buahan minimal 3 atau 4 warna,alpukat,buah naga,apel,sayuran hijau dan rutin olahraga setiap hari 30 menit,cek kadar gula sebelum makan dan dua jam setelah makan.
Jika kadar gula masih tinggi konsumsi rebusan Pohon, daun ciplukan dan bubuk daun kelor,caranya rebut pohon daun ciplukan secukupnya untuk 2 gelas air 400cc,setelah mendidih tuangkan kedalam gelas yang sudah disiapkan dengan bubuk daun kelor aduk hingga merata minum sehabis makan.
Cek kadar gula setelah dua jam setelah makan,jika masih menunjukan angka 180 itu masih tergolong tinggi dan usahakan sampai diangka 135 – 140 setelah dua jam makan,lakukan rutin pagi dan siang hari sampai kadar gula normal kembali.
Karena setiap individu berbeda dengan masalah ketahanan fisik dan faktor lainya,jika kadar gula masih tinggi bisa konsultasi dengan dokter setiap bulan 4 kali dan kalau kadar gula sudah normal cukup konsultasi dalam satu bulan satu kali,diabetes itu tidak bisa disembuhkan hanya bisa normal.
Kombinasi rebusan daun ciplukan dan bubuk kelor berkhasiat sebagai agen antiinflamasi, antioksidan tinggi, dan penambah imunitas untuk melawan infeksi, campuran ini efektif mengatasi nyeri sendi, menurunkan tekanan darah, mengontrol gula darah, meningkatkan ASI, serta melindungi kesehatan hati dan lambung.
Rebusan Pohon daun ciplukan juga bisa meredakan nyeri sendi dan bengkak, sementara kelor bertindak sebagai antiradang alami yang kuat,bubuk kelor kaya vitamin C dan antioksidan yang memperkuat sistem imun, melawan radikal bebas, serta mengatasi anemia.
Membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan mengontrol kadar gula darah, menjadikannya baik untuk manajemen diabetes,melindungi hati (liver) dari kerusakan oksidatif, mengatasi maag, dan menjaga kesehatan jantung,kelor memberikan asupan vitamin dan mineral tinggi, sementara ciplukan membantu peluruhan air seni (diuretik).
(Red)



