NURJATINEWS.COM -KARAWANG 19-07-2025
purwasari – Isu terkait dugaan intervensi terhadap pihak SDN 3 Purwasari oleh oknum wartawan tidak bertanggung jawab akhirnya mendapatkan perhatian serius dari dua organisasi wartawan di wilayah tersebut. Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) bersama Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Purwasari menyatakan telah melakukan klarifikasi dan sepakat untuk bersama-sama menelusuri keberadaan wartawan abal-abal yang mencoreng nama baik profesi jurnalistik.
Dalam pertemuan yang digelar secara terbuka dan penuh tanggung jawab, kedua pihak menyayangkan tindakan oknum yang diduga meminta kompensasi kepada pihak sekolah dengan mengatasnamakan profesi wartawan.
Ketua Pokja Wartawan Purwasari menyampaikan, pihaknya tidak mentolerir tindakan-tindakan yang berpotensi mencemarkan citra wartawan di mata publik.
> “Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Profesi wartawan harus dijaga kehormatannya, dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi apalagi dengan cara memeras,” tegasnya.
Senada dengan itu, perwakilan IWOI menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pokja Wartawan Purwasari dalam menyikapi persoalan ini. IWOI pun berkomitmen untuk membantu Pokja dalam menelusuri jejak oknum wartawan bodong yang mencatut nama media.
> “IWOI sangat mengapresiasi sikap tegas rekan-rekan Pokja. Kami akan ikut membantu menelusuri dan membongkar siapa sebenarnya oknum yang telah mencederai dunia jurnalistik ini,” ujar salah satu pengurus IWOI.
Lebih lanjut, kedua organisasi ini juga mengimbau kepada seluruh instansi, khususnya lembaga pendidikan, untuk lebih selektif dalam menerima kunjungan dari orang yang mengaku wartawan. Verifikasi identitas dan keanggotaan di organisasi pers yang sah sangat penting dilakukan.
Dengan adanya kerja sama antara IWOI dan Pokja Wartawan Purwasari, diharapkan citra wartawan yang profesional, independen, dan berintegritas bisa tetap terjaga di tengah masyarakat.
(Deni)




